Nurofik Cah Tegal. Diberdayakan oleh Blogger.

PENGEMBANGBIYAKAN AYAM TANGKAS

Minggu, 06 September 2015

Bagaimana untuk berkembang biak ayam aduan
Pengembangbiyakan Ayam Tangkas Petarung/ Bangkok
Ayam untuk berkembang biak dipilih dari Ayam Jantan dan Ayam Betina yang terpilih Besar, Kokok, Tulangan Besar, bulu ayam cerah dan tidak kusam, dan juga utuh serta bebas penyakit. Untuk Perkawinan alami pada kandang umbaran dengan sekala perbandingan 1 pejantan dan 5 ekor ayam betina. Makanan yang perlu disiapkan adalah nasi dan ikan segar (harus direbus) nasi dan ikan diaduk hingga rata,
fungsi ikan selain vitamin yang terkandung dalam ikan juga sebagai perangsang bau amis agar ayam bangkok lahap dalam memakannya hal ini jika kandang yang disiapkan tidak ada rumput, atau sayuran yang dicacah sebagai pengganti rerumputan. Jika Anda melakukan ini, anak ayam yang dihasilkan akan menjadi sehat. namun yang sekedar sebagai isi luang dan tidak banyak mengeluarkan uang cukup dengan makanan sisah atau sayur-sayuran sisah, namun kelemahannya masa pertumbuhanya akan sedikit lama dibandingkan dengan pakan buatan yang berprotein atau dengan pakan konsentrat.

Mempersiapkan Sarang/ petarangan untuk telur

Seperti disebutkan di atas, Sabung ayam adalah olahraga dalam olahraga kuno Jadi dalam hal pemilihan sangkar/ petarangan untuk ayam menetas memiliki metode yang sangat sederhana. Jika salah menempatkan maka akan berdampak ayam bangkok tidak mau bertelur dalam sangkar atau mungkin mematuki telur-telurnya ayam bangkok itu sendiri. Anda juga harus memilih sangkar telur/ petarangan yang sesuai dengan ayam bangkok, seperti kita ketahui bahwa indukan yang kita siapkan besar maka sarang telurnya juga harus besar, jangan sampai telur-telur yang telah dikeluarkan oleh indukan menjadi jatuh atau pecah dikarenakan minimnya tempat dan sangkar telur yang kecil.
macam dan jenis sangkar telur dapat terbuat dari jerami, atau kain yang tidak terpakai lagi. dengan catatan bila dengan kain, maka pilih kain yang lembut agar pada saat dierami sang induk merasa tenang dan telur tidak hawatir pecah. penempatan sangkar juga harus lebih tinggi dari lantai, dan usahakan terisolasi sendirian agar sang induk pada saat mengerami tidak diganggu oleh paparazi... ups... ayam yang lain.

Pemilihan telur yang Bagus untuk ditetaskan

Memilih telur untuk ditetaskan harus selektif hal mana bila tidak selektif alih-alih ingin mendapatkan doc anak ayam yang baik malah tidak menetas. pemilihan telur yang baik diantaranya; jangan yang terlalu lonjong, jangan yang terlalu bulat dan juga jangan terlalu besar atau terlalu kecil, ingat dalam hal penyeleksian telur kita juga jangan sembarangan, tangan kita harus seteril dari rasa atau minyak, oh ya pilihlah telur yang cerah namun bila mana telur sampai kotor, maka ada hal yang salah dalam penempatan sangkar/ petarangan atau terdapat gangguan lain dari hal-hal lain, bila hal itu terjadi maka lakukan langkah langkah sebagai berikut:
  1. Pisahkan sangkar telur dari indukan atau pejantan yang lain;
  2. Biarkan indukan dapat masuk atau keluar pada sangkar yang berisi telurnya;
  3. Jangan sekali-kali memasukan indukan kedalam kandang dengan menutup kandang rapat-rapat, karena bila itu dilakukan dapat mengakibatkan telor diinjak-injak atau lebih teragis bisa dimakan oleh indukan.
kembali ke materi diatas, bila telur yang didapati kotor maka bersihkan dengan sepun kering, no sabun yah... sekedarnya jagan sampai terlalu keras atau bersih, karena bila digosok terlalu bersih akan mengakibatkan cangkang telur menjadi tipis dan rentan bakteri masuk melalui celah-celah cangkang telur. jangan pula membersihkan dengan air, dijamin bersih namun dijamin pula telur tidak dapat menetas.
Tip untuk mengurangi kerugian yang diakibatkan kegagalan dalam penetasan dengan cara:
  1. Telur yang baru dierami 1 hari atau 2 hari diambil dan diteropong dibawah sinar lampu;
  2. Bila dalam telor tidak ada titik merah/ nutfah/ embrio berarti telor tidak vertil/ tidak dibuahi oleh pejantan;
  3. Bila ada, coba di putar, bila titik merah tersebut ikut berputar, maka dapat dipastikan itu hamil anggur ups.... kaya manusia aja hehehehe.... itu dipastikan gagal;
bila hal tersebut diatas terjadi mending telur-telur tersebut diambil dan direbus aja dimakan vitaminya banyak apalagi untuk keperkasaan hemmm... jos hehehehe..., oh ya kenapa karena dapat dipastikan gagal.

Perlakuan Khusus untuk DOC ayam bangkok

Telur ayam bangkok yang telah dierami 21 hari maka saatnya telur-telur tersebut untuk menetas, perlakuan khusus untuk para calon juara tempur harus dilakukan;
  1. Pisahkan doc bila telah menetas namun demikian pengambilan tersebut bila doc sudah benar-benar kuat karena bila masih lemah dan masih ada selaput telur maka dapat dijamin nantinya anak ayam kaki-kakinya akan bengkok kedalam atau jari kakinya melengkung kaya parang atau celurit basa kerenya.......
  2. Siapkan bok khusus yang dialasi sekam atau katul/ dedak, air minum yang telah dicampur dengan vitamin, dan konsentrat buatan pabrik yang praktis, bila konsentrat agak kasar maka dapat dihaluskan agar tidak terlalu kasar. 
  3. Yang tidak kalah penting adalah lampu bolep sebagai pencahayaan sekaligus sebagai penghangat badan doc/ anak ayam bangkok. ingat jangan terlalu besar jangan terlalu panas, kalo terlalu panas dapat mengakibatkan doc dehidrasi dan dapat membuat cacat visik.
  4. Bila perlu diberikan alat pengukur temperatur, belinya di toko alkes harganya berfariatif paling murah Rp. 10.000,-. ingat jangan melebihi 40% ya suhu lampunya, yang ideal suhu ruangnya antara 30% sampai dengan 35%. oke selamat berternak, salam sukses dari GJF Farm Gedawang.

1 komentar:

Posting Komentar

 
GjF Farm Gedawang © 2011 | Designed by Blogger Templates Gallery